Selasa, 08 Februari 2011

Belajar di Waktu Subuh

Assalamu Alaikum Warahmatullah...


Belajar di waktu subuh?Hmm...jadi ingat masa-masa sekolah dulu dimana kata "wajib belajar" begitu melekat di telinga apalagi ditambah slogan pemerintah "wajib belajar 9 tahun" hehe...
Tapi bukan berarti setelah 9 tahun itu yaitu masa kuliah dan bekerja "wajib belajar" tidak berlaku lagi lho,oh tidak bisa....Malah menurut pengalamanku arti belajar sesungguhnya kutemukan saat di bangku kuliah. Kenapa begitu???karena saat menyandang siswi dulu jujur aku belajar hanya karena ingin naik kelas, masuk top ten, dapat nilai bagus, malas ikut pengulangan dan gengsi kalau dapat nilai jelek (aduh...mirisx pikiranku saat itu). But anyway sekarang untungnya pikiranku sudah terbuka karena pengalamanku dan orang-orang yang menginspirasiku :-)
Menurutku belajar itu butuh komitmen jadi tidak seperti dulu waktu sekolah pakai sistem kebut semalam (SKS), dijamin deh orang yang belajar pakai sistem ini pasti ilmunya tidak akan bertahan lama. Yaa...walaupun belajarnya cuma 30 menit dalam sehari tapi kalau kita berkomitmen dilaksanakan setiap hari maka insyaAllah ilmu yang kita pelajari mudah untuk diserap :-). Ini sudah kupraktekkan lho jadi just try. Satu lagi yang penting adalah waktu yang paling enak buat belajar yaitu pada waktu subuh, jam nya tergantung komitmen waktu kalian. Biasanya aku stel alarm jam 3 subuh dan baru efektif belajar sekitar jam 03.30 subuh (30 menitnya msh bangun tidur melawan kantuk hehe...). Jujur memang agak susah bangunnya tapi kalau dibiasakan pasti bisa. Kenapa harus subuh???soalnya saat subuh suasana tenang, aman dan tentram hehe...paling yang kedengaran suara nyamuk atau cicak tapi tenang saja nyamuk kan bisa dilawan pakai obat nyamuk sedangkan cicak tidak pernah berniat untuk dekat-dekat manusia kecuali cicaknya suka sama kamu :-). Apapun kegiatan belajar misalnya membaca, menulis, menghitung, otak-atik hardware dll yang dilakukan waktu subuh pasti akan cepat diserap atau cepat selesai, tidak ada yang mengganggu jadi pikiran lebih fokus. Buat yang muslim sebelum belajar bisa sholat tahajjud dulu dijamin tambah lancar penyerapan ilmunya, Amin.
Bila memang tidak bisa bangun subuh jangan dipaksakan siapa tahu waktu belajar efektif tiap orang berbeda. Kalau aku memang lebih suka subuh lagian kalau belajar malam tidak tahan begadang, kalau siang biasanya banyak pekerjaan lain yang dilakukan jadi subuh is my favorit time :-)
Bagi yang mau coba silahkan dicoba, semoga bisa jadi solusi bagi kalian yang susah cari waktu buat belajar yang efektif. Belajar kan penting, bukankah ayat pertama yang diturunkan Allah adalah perintah untuk belajar. IQRA. Jadi kita disuruh untuk selalu membaca dan selalu belajar :-)


Selasa, 01 Februari 2011

Aku Pernah Mengidap Syndrome Autism

Jika mendengar kata “internet” aku jadi teringat suatu kejadian, kejadian yang mungkin pernah dialami oleh orang lain yang juga “ketagihan” internet. Kejadiannya begini,

(dongeng mode : ON hehe…)
Hari itu hari minggu, jam dindingku sudah menunjukkan pukul lima lewat lima menit, aku bangun langsung meluncur ke dapur minum air putih dua gelas, cuci muka, wudhu lalu menunaikan kewajibanku sebagai muslimah yaitu sholat subuh. Selesai sholat, aku langsung menyalakan laptop, colok modem dan meluncur ke dunia lain eh…maksudnya dunia maya (hehe…). Hal pertama yang kucek tentunya adalah facebook dan twitter. Tidak tahu kenapa jari-jariku seperti sudah diatur otomatis mengetik alamat jejaring sosial itu.“Ada tidak ya yang mengomentari statusku kemarin malam?”  ternyata ada. Ada dua orang yang memberi komentar di status facebookku, “harus kubalas komentar mereka supaya tambah ramai,huhuy….”. Selesai balas komentar dan konfirmasi pertemanan aku lanjut cek email. Lihat topik baru di milis, “hari ini ada info baru apa lagi yah?” hmm….ternyata ada undangan ngopi darat dari teman-teman, tapi acaranya masih seminggu lagi, masih lama kayaknya. Ikut kasih masukan juga ah untuk waktu dan tempatnya, “teman-teman bagaimana kalau tempatnya di warkop ogie saja, hari sabtu malam setelah sholat magrib, kira-kira jam 7 malam, suasana disitu enak dan pastinya murah meriah hehe…”. Semoga saranku diterima soalnya warkop itu tidak jauh dari rumahku (mau hemat ongkos trasportasi J). Sudah kebiasaanku juga setiap hari untuk selalu update berita-berita terbaru, soalnya aku malas nonton televisi, terlalu banyak iklannya, lebih baik lihat berita di internet saja, kan banyak website portal informasi yang bertebaran di internet. “semoga hari ini beritanya ada yang lebih heboh daripada beritanya gayus…”, sebenarnya berita gayus itu sangat penting karena berkaitan dengan uang rakyat namun karena kurangnya aksi dari pemerintah untuk menyelesaikan permasalahan ini jadi terus saja berputar-putar, more comment but no action hufth… (sok jadi pakar gak apa apa kan?hehe…), setelah baca-baca beberapa artikel berita tidak ada yang terlalu menarik kecuali berita tentang adanya jejak ufo di Magelang, aku jadi bertanya-tanya sendiri “Apa ufo mau menggeser posisi manusia di bumi???” oh…tidak bisa…, coba saja kalau berani nanti akan terjadi perang antara manusia dengan ufo hehe…(imajinasi tingkat tinggi J). Daripada menghayalkan ufo lebih baik aku lanjut lagi menjelajahi internet. Mau cek harga gadget terbaru di Bhinneka.com siapa tahu ada yang lagi diskon atau paling tidak lihat produk yang paling update, hitung-hitung hiburan, window shopping gitu hehe… Lama bergeliut depan laptop, tidak terasa jam di dinding di kamarku sudah menunjukkan jam sebelas lewat empat puluh lima menit. Wow…sudah hampir di ujung siang dan aku masih belum apa-apa. Belum mandi, belum beres-beres kamar, belum sarapan, pantas saja dari tadi perasaanku tidak enak, kayak ada yang kurang, ternyata yang kurang adalah kurang makanan hahahaha…jadi kutinggalkan laptopku ku dalam posisi stand by untuk mengecek kondisi dapur, “nenek hari ini masak apa yach??” tanyaku sambil menuju meja makan. Baru mau cek meja makan tiba-tiba saja nenekku menepuk bahuku dari belakang “siapa yang suruh kamu keluar kamar? Di dalam saja terus! Tidak usah makan, tidak usah bantu nenek masak, membersihkan, kalau sudah lihat laptop kamu kan sudah kenyang!!!”. Betapa kagetnya diriku saudara-saudara soalnya perasaan tadi di belakangku tidak ada siapa-siapa, “nenek turun dari mana ya?kok bisa langsung ada di belakangku?” batinku dalam hati. Aku menjawab sambil pasang muka kelaparan “maaf nek, saya kira masih jam delapan jadi kupikir…..” belum selesai pembelaanku nenek langsung berkata “makanya atur waktu dong, kalau pagi ya kerja dulu, bersihkan kamar, masak baru buka laptop. Kamu itu memang kalau sudah di depan laptop sudah kayak orang autis! sudah tidak peduli dengan sekeliling”. Aku yang masih ada di depannya sambil terus pasang muka kelaparan hanya mengiyakan saja kata-kata nenek.

Terkena Syndrome Autism


Dari kejadian itu aku mulai berpikir, internet betul-betul bisa membuatku menjadi anak autis  seperti kata nenek. Tidak peduli dengan keadaan sekitar bahkan dengan kondisi perut pun bisa lupa. Wah…gawat!!! Dan ternyata bukan diriku saja yang mengalaminya, ada banyak orang yang juga terkena syndrome autism ini (penyakit karanganku sendiri hehe…). Syndrome autism menyebabkan kita menjadi maniak internet (what???maniak???....). Seperti halnya penyakit pada umumnya, penyakit ini juga memiliki gejala antara lain, lebih banyak menghabiskan waktu di depan pc atau selalu mengecek blackberry, iphone atau smartphonenya, jika diajak bicara hanya mendengarkan saja tanpa memberi komentar atau paling bilang iya iya saja sambil terus menatap monitor, sering nongkrong di warnet atau di warkop (apalagi kalau warnet punya teman, nginap lebih bagus lagi hehe…), malas beranjak dari tempat duduk sambil pasang headset yang artinya = maaf sedang dalam konsentrasi tingkat tinggi jadi mohon jangan diganggu J. Kurang lebih begitulah gejalanya, tapi tidak perlu khawatir karena penyakit ini tidak menular dan bisa disembuhkan.

Penyebab Syndrome Autism ini…

Aku masih berusaha mencari penyebab timbulnya penyakit syndrome autizm ini. Dan dari proses berpikir yang panjang (serius mode :ON) aku pun mencoba menarik beberapa kesimpulan mengenai pemicu penyakit ini. Kesimpulan pertama adalah karena internet menyediakan konten dan fasilits yang beragam dan uptodate sehingga kita tidak pernah merasa bosan untuk menggunakannya, bahkan membuat rasa ingin tahu semakin besar. Contohnya saja saat facebook pertama kali eksis dan mulai diminati semua orang tidak lama kemudian trend twitter masuk, tidak ketinggalan juga plurk dan yahoo koprol menyebar dengan cepat. Ini baru berbicara tentang jejaring sosial saja, belum memnyentuh aspek lain seperti hiburan, teknologi, games, kuliner, bisnis dan masih banyak lagi. Kesimpulan kedua adalah adanya interaksi. Interaksi inilah yang paling menarik dan menjadikan kita betah berjam-jam fokus dengan internet. Wujud dari interaksi ini bisa dari mana saja, bisa dari jejaring sosial atau milis dalam bentuk pertemanan, dari penjual dan pembeli dalam bentuk customer management atau marketing management, dari penulis dan pembaca dalam bentuk tanya jawab dan banyak lagi interaksi yang lain. Uniknya lagi interaksi dalam dunia maya tidak terbatas oleh jarak dan waktu. Kapan pun orang boleh membalas email Anda walaupun sudah jam 12 malam sekalipun. Hal inilah yang banyak diminati orang sehingga tanpa sadar kita senang menjadi penduduk dunia maya. Secara otomatis gaya hidup pun berubah menjadi internet oriented. Belajar lewat internet, bisnis lewat internet, belanja lewat internet, bahkan cari jodoh pun di internet hehe…

Kata Kuncinya Adalah Bijaksana


Tidak disangkal lagi bahwa manusia tidak bisa lepas dari internet, itu merupakan hal yang wajar karena memang internet menyediakan seluruh informasi yang dibutuhkan manusia. Satu hal yang perlu diperhatikan adalah bijaksana mengatur waktu dalam membagi peran kita di dunia maya dan di dunia nyata. Bagaimanapun juga kita lahir di dunia nyata bukan di dunia maya kecuali dunia maya sudah memiliki rumah sakit bersalin hahahaha…(bercanda mode : ON). Selain itu kita juga harus pandai menyaring informasi yang didapatkan dari dunia maya, karena tidak semua informasi baik untuk kita serap. Informasi yang baik adalah informasi yang memiliki arti positif dan bermakna bagi diri sendiri dan tentunya berguna untuk orang lain. Jadi sebagai sesama pengguna internet aku hanya mau mengingatkan untuk bijaksana dalam mengatur waktu dan bijaksana memilih informasi J. GO INTERNET GUYS!!!

Tulisan ini ikut berpartisipasi pada kontes bolg Bhinneka.com

Selasa, 25 Januari 2011

Harta itu bernama “INFORMASI”

Jika Anda ditanya apa perbedaan orang kaya dengan orang miskin, kira-kira apa jawaban Anda??? Mungkin ada yang menjawab “ orang kaya tentulah memiliki lebih banyak uang dibanding orang miskin”, atau mungkin jawabannya bisa saja “orang kaya seleranya high class kalau orang miskin seleranya low class” dan sederet jawaban lain yang ada di kepala Anda. Pertama-tama Anda jangan salah sangka dulu bahwa saya akan memberitahu Anda cara menjadi orang kaya, karena bukan itu isi tulisan saya kali ini,  terus terang saya bukanlah seorang motivator bisnis yang jago meracik kalimat yang bisa memacu Anda berpikir jadi orang kaya. Pasti Anda bertanya kalau bukan masalah menjadi orang kaya kenapa saya menanyakan perbedaan antara orang kaya dan orang miskin? Jawabannya adalah karena saya punya “sesuatu”. Satu kata kunci yang sangat berguna, yang bila Anda gunakan dengan sebaik-baiknya mungkin saja harapan Anda menjadi orang kaya akan terwujud J.

Banyak perubahan yang terjadi sejak manusia memasuki jaman millenium. Perubahan yang paling dirasakan manfaatnya adalah perubahan teknologi. Seperti halnya revolusi industri yang mengganti tenaga manusia dengan tenaga mesin, begitu juga saat ini terjadi revolusi teknologi. Revolusi teknologi mengubah hal-hal yang berbasis analog menjadi digital, manual menjadi otomatis dan semua hal yang dulunya sulit menjadi praktis. Coba kita ingat –ingat lagi jaman kita dulu J . Dulu untuk mengirim pesan atau berita ke tempat yang jauh kita harus menggunakan jasa pak pos, dulu media berita yang tersedia adalah televisi dan Koran, dulu wartel (warung telepon) paling laris di masyarakat sebagai media komunikasi. Nah lihat sekarang perbedaanya. Pak pos sekarang sudah jarang mengantarkan surat-surat pribadi, yang masih ada adalah pengantaran surat lamaran kerja dan tagihan. Jasa pak pos digantikan oleh adanya fasilitas SMS (Short Message Service) di handphone dan fasilitas email. Bila dulu kita hanya melihat berita di TV dan Koran, sekarang berita-berita sudah tersedia dalam website portal. Penyajiannya pun tidak seperti dulu yang monoton berisi tentang pemerintahan saja, tetapi banyak jenis berita yang disampaikan seperti berita mengenai  artis, zodiak, kuliner, bisnis, olahraga, dan masih banyak berita menarik lainnya. Sedangkan wartel saat ini hampir sangat sulit ditemukan digantikan oleh warnet (warung internet) dan telepon genggam.

contoh website portal
Kembali lagi dengan pertanyaan saya di awal mengenai perbedaan orang kaya dan orang miskin, pasti Anda bingung apa kaitannya dengan revolusi teknologi??? Kalau saya boleh mengatakan bahwa keduanya sangat berkaitan. Jika kita perhatikan ada yang bergeser posisinya sebelum dan sesudah teknologi berjaya. Apa itu? yaitu informasi. Dulu sulit untuk mendapatkan informasi yang kita butuhkan. Jarak yang jauh, biaya yang mahal dan ilmu yang kurang membuat kita buta akan informasi. Tetapi lihat sekarang dengan adanya penemuan-penemuan di bidang teknologi misalnya internet, handphone, laptop, modem maka informasi sangat mudah diperoleh. Tinggal mengakses internet Anda sudah bisa mendapatkan informasi apa pun yang Anda mau. Jadi simpan baik-baik kata kunci “informasi” ini dalam kepala Anda. Bila kepala Anda penuh dengan informasi apa pun bisa Anda lakukan. Mau sekolah ke luar negeri? Tinggal googling informasi beasiswa, mau tahu kabar terbaru idola Anda? Cari tahu saja akun facebook atau twitternya lalu tambahkan sebagai teman Anda, mau jadi pengusaha? Tinggal bergabung ke komunitas para pengusaha di Indonesia atau mau menjadi orang kaya? Anda tinggal cari tahu informasi produk apa yang paling diminati pasar saat ini (nah di sini sudah tahu kan hubungan pertanyaan saya di atas hehe…). Begitulah kekuatan dasyat informasi. Jaman sekarang yang disebut “orang pintar” bukanlah orang yang bisa menjawab soal matematika yang sulit tetapi orang yang bisa “mengolah informasi” menjadi sesuatu. Sesuatu itu bisa berupa uang, popularitas, kreativitas, inovasi dan masih banyak lagi.
dapat informasi dari internet
Jadi tunggu apa lagi silahkan Anda mencari informasi dari berbagai sumber dan mengolahnya menjadi sesuatu. Apabila Anda tidak bisa mengolah informasi Anda bisa membuatnya. Bukankah kita sudah tahu bahwa banyak orang membutuhkan informasi, termasuk saya. Misalnya Anda tahu informasi bagaimana cara melangsingkan tubuh? bagaimana membuat kue kering menjadi renyah? Dimana tempat liburan yang menyenangkan dengan biaya murah? Dan masih banyak informasi lainnya. Bukankah itu hal yang sungguh hebat dan sangat menggiurkan bila kita bisa menyediakan informasi bagi orang lain. Tentu saja untuk bisa membuat informasi Anda harus bisa menulis. Walaupun informasi bisa disampaikan melalui lisan tetapi perlu diingat juga bahwa tidak selamanya otak manusia bisa menyimpan informasi dalam waktu yang lama, untuk itu ada baiknya setiap informasi yang Anda ketahui ditulis secepatnya. Tidak perlu khawatir, sekarang banyak media yang bisa dijadikan sarana untuk menulis, misalnya saja jejaring sosial seperti facebook, twitter, koprol, plurk, dan lain-lain, dengan berinteraksi di jejaring social tersebut secara tidak langsung melatih kita untuk menulis apa yang sedang kita rasakan atau yang sedang kita pikirkan. Bila ingin melatih kemampuan menulis lebih dalam lagi Anda bisa membuat blog pribadi seperti saya ini. Memanfaatkan provider blog gratis seperti blogspot, wordpress, multiply dapat membantu kita mengasah kemampuan menulis kita. Bisa dimulai dari menulis pengalaman pribadi dulu dan nanti dilanjutkan dengan menulis ide-ide kita. Apalagi sekarang banyak sekali kontes atau lomba menulis blog diadakan. Salah satunya Kontes Ngeblog Inspiratif Visimaya yang berlangsung mulai tanggal 7 januari hingga 12 februari 2011, sambil latihan menulis sambil berharap juga bisa menang hehe…. Senangnya bila kita bisa menulis informasi yang menarik, banyak dicari orang dan menang dalam sebuah lomba menulis, What a perfect world!!! J.
mencari dan menulis informasi
Sudah jelas bukan bahwa informasi itu adalah harta yang berharga. Harta yang banyak dicari orang untuk memberikan solusi kebutuhan mereka. Oleh karena itu, mari kita cari dan buat informasi sebanyak-banyaknya dan mengolahnya menjadi sesuatu yang berguna bagi diri sendiri dan tentunya bagi orang lain juga. Apa kata dunia jika kita dicap sebagai orang yang buta informasi karena tidak tahu berita-berita up to date saat ini, atau dicap sebagai orang yang pasif karena tidak mempunyai informasi tentang pekerjaan yang bisa dilakukan. Bagaimana negara kita bisa maju jika individunya tidak memajukan dirinya terlebih dahulu yaitu dengan memperkaya diri dengan informasi yang berguna. Ingat guys harta itu bernama…..informasi J.

Senin, 24 Januari 2011

Cicipin Masakan Jepang Yukz....hehe

dah benar gak nich megang sumpitx???

Kuliner kali ini aku memilih menu masakan jepang. Walaupun tidak begitu mahir menggunakan sumpit tidak mengurungkan niatku tuk memasuki restoran oka bento yang terletak di jalan sultan hasanuddin dekat dengan swalayan GELAEL. Aku bersama tante dan sepupuku pun segera ke TKP. Masuk ke ruangannya langsung terlihat kesan jepangnya. Lukisan dan lampu hiasannya itu kental suasana negeri sakura.
Dan waktu order pun tiba, kulihat menu-menu yang ada…..dan kutertarik memesan Crab Roll, yaitu daging kepiting yang digulung dengan suatu bahan dan dicampur dengan bumbu yang otomatis tidak aku ketahui hahaha….yang jelasnya ku penasaran dengan rasanya.  Tanteku dan sepupuku memesan chicken katsu dan ada satu lagi makanan dari udang dan kuah pangsit yang namanya susah kuingat hehe…. Sayangnya tidak ada minuman khas jepang yang dijual padahal ku sudah merencanakan mau pesan segelas sake hehehe…..Jadi apapun makanannya minumnya tetap coca cola J bukan sake…!!!
kayak pangsit,lupa namax....

crab roll

chicken katsu.....


Pesanan pun datang. Restoran ini benar-benar konsisten dengan tema Jepangnya sampai-sampai mereka tidak menyediakan sendok untuk para newbie seperti diriku. 100% sumpit semua L. Baiklah kucoba dulu makan nasinya, bisa tidak ya kumakan pakai sumpit??? Yaa….ternyata bisa walaupun makannya harus penuh ekstra kesabaran. 1x menyumpit = 1/128 sendok makan….untungnya sebelum kesini aku sudah makan sedikit di rumah.  Saranku jika belum ahli memegang sumpit dan sedang dalam masa kelaparan sebaiknya restoran jepang adalah pilihan terakhir. Tidak mau berlama-lama dengan keruwetan di mangkuk nasi aku beralih ke daging kepitingnya. Saat di lidah rasanya lumayan enak, dagingnya empuk tapi bila sudah ditelan langsung hambar. Tidak ada sisa rasa bumbu-bumbunya seperti jika kita makan coto atau konro hehe…Ya iyalah coto dan konro kan rempah-rempahnya banyak.
Kesimpulannya, kali ini coto dan konro masih lebih enak dari Crob Roll hehe….See you in the next food J

Jumat, 21 Januari 2011

Kekayaan Alam, Taman, Konservasi......Penjaga Bumiku


Saat ini aku sudah banyak membaca, mendengar, melihat bahkan merasakan sendiri kejadian dan berita mengenai kerusakan lingkungan yang sungguh memprihatinkan. Tentu saja masalah ini sekarang bukan hanya sekedar wacana belaka tetapi sudah terjadi dan sudah banyak dampak yang kita rasakan. Banjir, angin kencang, perubahan iklim yang ekstrim, global warming adalah sebagian dari dampak kerusakan bumi. Faktanya adalah Indonesia merupakan salah satu negara perusak lingkungan. Hal ini diperkuat oleh kenyataan bahwa di Indonesia berhektar-hektar hutan habis oleh penebangan liar, banyak ekosistem laut yang mati, banjir, sampah dan fakta lain yang menyesakkan dada. Hufth….separah itukah negeri yang kucintai ini? Dengan semua hal mengenai kerusakan bumi apakah tiada celah untuk perbaikan bumi.
Bisa kita lihat di televisi atau media lain hampir semua yang diberitakan adalah mengenai kerusakan lingkungan dan dampaknya yang mengerikan. Aku yakin semua orang takut, aku yakin semua orang sepakat tidak ingin hal itu terjadi tetapi aku tidak yakin mereka mau mencegahnya, paling tidak untuk rentan waktu yang singkat mereka belum bisa mencegahnya. Keyakinanku ini diperkuat oleh realita di masyarakat. Sampah masih bertaburan bak pasir di jalanan, pemakaian plastik belum  bisa diminimalisasi, bahan bakar tidak ramah lingkungan, limbah pabrik, penataan kota yang tidak berwawasan lingkungan dan banyak lagi realita yang membuatku pesimis. Lalu apa yang bisa dilakukan sekarang? Tentunya kesadaran masyarakat dan peran pemerintah sangat membantu. Tetapi bila kesadaran masyarakat belum muncul apakah harus ditunggu sampai masyarakat sadar??? Ternyata sampai adanya bencana tsunami di Aceh, banjir bandang di Wasior belum juga memberikan efek kesadaran secara menyeluruh bagi masyarakat untuk mengubah gaya hidup mereka yang kontra lingkungan. Jadi menurutku masyarakat harus dipaksa untuk pro terhadap lingkungan. Di sinilah peran pemerintah dibutukan. Walaupun memang awalnya pasti tidak akan nyaman tetapi lambat laun akan terbiasa. Sanksi bagi pembuang sampah di sembarang tempat harus jelas, penataan kota harus sesuai AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan), menyediakan bahan bakar ramah lingkungan, pembatasan jumlah plastik dan sederet aturan yang harus dibuat agar diaplikasikan oleh masyarakat. Saat ini memang sudah banyak organisasi yang membantu upaya kelestarian lingkungan seperti Greenpeace, WALHI, WARSI dan masih banyak lagi, tetapi pemerintah sebagai pengatur urusan negara harus mengangkat masalah ini ke level yang lebih tinggi dan penting sama pentingnya dengan pemberantasan korupsi.
Sebenarnya peran media juga sangat strategis dalam membantu kesadaran masyarakat agar hidup ramah lingkungan. Menurutku berita-berita tentang sungai yang dibanjiri sampah hanya membuat masyarakat mencari alternative tempat pembuangan sampah lain selain sungai, berita mengenai banjir hanya membuat masyarakat melakukan persiapan sebelum terjadi banjir. Jadi selain menyampaikan berita kerusakan lingkungan media  sebaiknya harus lebih sering menyampaikan informasi tempat-tempat yang terjaga kelestarian lingkungannya atau tempat-tempat wisata dan konservasi alam yang menyelematkan bumi. Hal ini dimaksudkan agar masyarakat tertarik dengan keindahan dan kebersihan serta tersugesti untuk menjaga alam.
Di Indonesia sebenarnya masih banyak tempat-tempat yang bisa dijadikan contoh lingkungan yang bersih dan sehat. Salah satu tempat yang menurutku berperan besar dalam menjaga stabilitas alam khususnya di Indonesia adalah konservasi flora Kebun Raya Bogor. Tempat ini adalah warisan peninggalan pada zaman pemerintahan Belanda.  Idenya dari seorang professor yang bernama  Caspar Georg Karl Reinwardt, berkebangsaan Jerman yang pindah ke Belanda yang juga merupakan seorang ilmuwan Botani dan Kimia. Ia tertarik untuk meneliti semua jenis tanaman untuk pengobatan dan mengumpulkan semua tanaman itu di sebuah kebun di kota Bogor. Itulah Kebun Raya Bogor.  Usia tempat ini sudah ratusan tahun dan memiliki kurang lebih 13.684 jenis tumbuhan. Misalnya jenis Fabaceae yaitu Merbau, Angsana, Saga, Gayam, Sindur, Ki hujan danParkia. Masih banyak jenis lain seperti Myrtaceae, Pandanaceae dan Pinaceae . Tidak mengherankan tanaman di kebun ini banyak menjadi objek penelitian. Selain sebagai tempat konservasi, tempat penelitian Kebun Raya Bogor juga merupakan tempat wisata flora yang diminati masyarakat. Hawa yang sejuk, lingkungan yang asri dan pemandangan yang indah menjadikan tempat ini juga sangat cocok untuk berlibur bersama keluarga. Tamannya luas dilengkapi dengan air mancur dan kolam menambah nyaman pemandangannya. Bayangkan saja bila halaman rumah kita seasri, sehijau, seteduh, senyaman kebun raya, indah bukan? tidak perlu halaman rumah yang luas untuk menanam tanaman, tanah minim dengan beberapa bunga selain cantik juga akan memberi  kenyamanan bagi penghuni rumah dan paru-paru bagi bumi. Itu hanya di halaman rumah kita saja  apalagi jika membangun taman-taman di tengah kota.
seorang ayah yang mengajak anaknya bermain

suasana bersih, asri dan nyaman

Di setiap kota biasanya terdapat beberapa taman terbuka, itulah yang kulihat di sekitar pantai Ancol. Ada taman bermain disitu. Yang menarik adalah tamanya begitu bersih pohonnya teduh, terllihat banyak tempat sampah dan petugas kebersihan yang bersiaga. Kenyamanan membuat taman di tepi pantai ancol ini menjadi favorit bukan hanya dari kalangan anak-anak melainkan remaja, dewasa bahkan lansia. Para lansia refreshing  untuk melepaskan penat karena penyakit mereka. Pasangan kekasih juga menjadikan taman ini sebagai tempat favorit mereka menghabiskan waktu. Para orangtua membawa anak dan anggota keluarga mereka bersantai di tempat ini. Begitu banyak pengunjung tidak membuat area ini dipenuhi sampah. Ya….mereka menjaga area tetap bersih dibantu para petugas kebersihan. Entah karena mereka sadar atau karena takut ditegur petugas
taman sebagai tempat bermain

taman disukai semua kalangan


Selain itu masih ada  tempat-tempat indah lainnya yang patut dijadikan contoh penjagaan lingkungan. Ada  konservasi kupu-kupu di Bantimunrung, konservasi biota laut di seaworld dan konservasi-konservasi lain. Tempat seperti inilah yang sedikit banyak ikut membantu bumi tetap eksis. 
seaworld konservasi biota laut

Walaupun begitu sebenarnya masih kurang. Bumi masih butuh tempat-tempat seperti itu. Jangan hanya kita terpaku oleh pembangunan fisik semata seperi mall, apartemen, hotel, perkantoran dan bangunan lain. Memang tanpa bangunan-bangunan itu kota terlihat seperti kota mati tetapi dengan ditambahnya pembangunan taman atau tempat konservasi alam, kota kita kan menjadi lebih indah, lebih hijau, lebih nyaman dan tentunya lebih sehat. Paradigma harus segera dirubah. Saat ini pendapat orang mengatakan bahwa tempat hiburan yang paling prospek adalah mall sampai-sampai dalam sebuah kota kira-kira ada hampir 10 mall dibangun. Padahal tempat yang paling diminati manusia adalah keindahan alam. Dalam konsep pembangunan perkotaan yang seharusnya menjadi tempat berkumpulnya manusia adalah taman atau area terbuka. Di Tokyo Jepang misalnya terdapat banyak taman yang dibangun, dan bila musim semi tiba maka bunga-bunga sakura di taman itu bermekaran. Dengan cepat taman-taman itu akan dipenuhi oleh masyarakat yang berekreasi sambil menikmati keindahan bunga sakura. Taman-taman itu antara lain Ueno Park, Yoyoki Park, Chidorigafuchi, Sumida Park, Inokashira, Taman Pemakaman Aoyama, Shinjuku Gyoen dan Kebun Raya Koishikawa. Banyak sekali tempat wisata alam favorit, sampai-sampai walaupun lokasinya berada di luar negeri  para pelancong pun rela menempuh perjalanan jauh untuk melihatnya. Ini membuktikan bahwa wisata yang diminati adalah alam terbuka, tidak pernah ada mall yang dijadikan tempat wisata, mall  hanya sebagai tempat transaksi jual beli kebutuhan manusia. Tetapi kenyataannya banyak lahan yang produktif di sulap menjadi mall padahal di daerah itu sudah cukup banyak mall nya. 
Ada satu lagi yang perlu diperhatikan bahwa saat ini untuk menikmati kenyamanan, kebersihan dan keasrian lingkungan membutuhkan biaya yang cukup mahal. Paling tidak itulah yang terasa di Indonesia. Untuk memanjakan diri menikmati indahnya wisata alam, taman, tempat konservasi masyarakat harus membayar biayanya. Tidak masalah bagi yang memiliki tingkat ekonomi menengah ke atas tetapi bagaimana dengan mereka yang tergolong masyarakt menengah ke bawah? Mereka tidak bisa menikmati pemandangan yang asri, udara yang sejuk dengan gratis. Padahal untuk kebutuhan sehari-hari saja mereka sudah dibuat pusing. Ini berlaku bagi masyarakat kurang mampu yang berada di daerah perkotaan di mana sulit menemukan pemandangan seperti di pedesaan. Karena ingin menikmati dan memang setiap manusia butuh refreshing maka ada-ada saja tempat yang mereka sulap menjadi area berkumpul keluarga walaupun sebenarnya tempat itu tidak layak dijadikan wisata keluarga. Sungguh memprihatinkan. Ini merupakan “PR” bagi kita semua. Kita menginginkan semua kekayaan alam bisa dinikmati oleh semua lapisan masyarakat. Bukankah dalam pasal 33 UUD 1945 jelas berbunyi “Bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat”.
pinggiran jalan menjadi taman darurat warga
Kita semua hidup di planet yang sama bernama bumi maka kewajiban kita bersama untuk menjaga bumi. Di bumilah kehidupan kita mulai dan berakhir. Mari bersama memutar otak, meningkatkan kesadaran dan mengaplikasikan gaya hidup sehat. Masyarakat, organisasi, media, pemerintah teruslah kita bersama menjaga bumi bukan menghancurkannya secara perlahan.